12 June 2014

Menunggu

Diposkan oleh Unknown di 6:58 PM 0 komentar
Aku sedang merindukanmu. apakah kau tahu itu ?
Saat bulan penuh di atas kepala, aku menggantungkan doa untukmu di antara bintang-bintang.
Semoga suatu saat hatimu akan menoleh kepadaku. Menyadari bahwa akulah akhir dari penantianmu.

Aku ingin memelukmu, meraihmu, dan menyembunyikanmu dalam dekapku.
aku tak akan melepaskanmu pergi, aku janjikan itu padamu.
Dan keasabaranku kian menipis seperti batu yang terus-terusan digerus air.
Aku sudah menunggu terlalu lama, nyerinya semakin kian terasa nyata.

Aku mencintaimu. karenanya aku selalu merindukanmu.
Namun, seperti pertanyaan yang kubisikkan pada rembulana malam itu, apakah kau juga sedang merindukanmu ?


Dahlian & Robin Wijaya

Aku menyesal pernah bermimpi mencintaimu

Diposkan oleh Unknown di 4:55 PM 0 komentar



Aku menyesal pernah bermimpi mencintaimu, sungguh. Kata itu yang ingin aku teriakkan setiap kali ingatanku memintamu mengisi di dalamnya. Aku benci kamu, iya kamu. Bukan karena penolakan itu, tapi caramu membawaku terbang setinggi mungkin, lalu kau tinggalkan aku sendiri, terbang dengan perasaan yang mungkin tak pernah kau bayangkan.
Setiap lekuk senyuman, perhatian bahkan sapaan “sayang” itu aku anggap hal yang berbeda. Bukan sekedar hanya bualan belaka. Tapi nyatanya aku tertipu. Kamu yang selama ini mengisi setiap ganjilku, hati kita berbeda. Aku mencintaimu dan kamu mencintainya. Terlalu klise.
 

Pena "KITA" Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos