30 April 2013

AKU MASIH BELUM MEMAHAMIMU

Diposkan oleh Unknown di 1:39 AM


Awalnya, ini hanya perasaan kagum biasa yang tak begitu terlalalu kuperdulikan. Tapi kenyataannya aku salah; perasaan ini berkembang menjadi takut kehilangan yang sangat sulit tuk ku hindari. Aku mulai mencintaimu tanppa sepengetahuanmu. Semua berjalan seperti biasa. Dan aku menikmati kedekatan kita uang entah harus di beri status apa.
Aku tak takut saat aku mencintaimu. Ku biarkan cinta ini terus mengalir tanpa kendali. Percakapan kecil yang setiap malam kau selipkan lewat pesan singkatmu, membawaku ke perasaan yang dulu sangat ingin kuhindari.”cinta”.
Cinta itu tulus. Aku tak meminta status serta kejelasan. Bahkan aku tak mengganggumu.aku tak seberani itu. Kau mengerti semua tentangku. Tak mungkin kau tak mengerti dengan perasaan di hatiku. Aku bisa melihat di matamu, ketika kau sedang bercerita denganku. Tatapan yang begitu tajam, yang membuatku lemah.
Aku berusaha untuk memahamimu. Memahami semua tentangmu. Kurasa sku mempunyai kesempatan untuk mengisi hari-hari yang baru. Tapi ternyata, kita tak sejalan. Kau jauh dari apa yang kubayangkan. Perhatian yang selama ini ku sediakan untukmu  seperti asap yang hilang tak berbekas. Cinta yang dulu kuperjuangkan untukmu. Seolah-olah hanya bualan belaka bagimu. Kaubiarkan aku mengejar bayanganmu. Sementara kenyataannya ? kau hilang entah kemana..
Tidak mungkin kau tidak tahu jika aku mencintaimu. Tidak mungkin kau begitu buta. Hingga kau tak bisa melihat perhatian yang selama ini aku sediakan khusus untukmu.  Begitu keraskah hatimu ?. Hingga kau tak menyadari semua itu ?  begitu rapatkah kau mengunci hatimu. Sampai tak ada ruang untukku ?.

Ku sangka percakapan  kecil kita selama ini adalah hal yang special bagimu. Ku kira, semua perlakuanmu padaku adalah suatu bentuk perhatian yang coba kau perlihatkan. tapi kenyataannya, aku salah menafsirkan. Kau tak seperti tu. Bagimu aku bukan siapa-siapa dan tak berarti apa-apa. Kau hanya mengangapmu persinggahan bukan tujuan.
Aku tak bisa menahanmu pergi. Bahkan, ketika kau memilih untuk menghabiskan kebahagiaanmu dengan orang lain. Kemudian kau membiarkanku sendirian. Tanpa mengucapkan perpisahan atau sepatah kata pun.
Kau pergi tanpa mengetahui perasaan yang perlahan-lahan mulai mengerogoti pikiranku.;cinta.

0 komentar:

Post a Comment

 

Pena "KITA" Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos