Rindu ataukah hanya mengingat ?
Itu yang aku pikirkan saat ini, aku merindukanmu , saat aku mengingat
kenangan masa lalu aku dan kamu. Kita begitu bahagia. Tertawa lepas. Tanpa
ingat apa yang terjadi pada masing-masing.
“KAMU”
Akankah masih kamu ? orang yang aku temui pertama kali di sini. Di tempat
ini. Menertawakan semua tingkah lakuku.” Adakah yang aneh ?” kamu menjawabnya
“tidak”. Aku pun tidak berfikir macam-macam
karena yang aku tahu, Aku tidak aneh :) ( jawaban konyol yang sepontan keluar
dari mulutku).
“KAMU”
Masih ingatkah ? kita pernah bersama. Begitu dekat. Tapi hanya sekedar
dekat. Kamu menganggapku sahabat. Aku bisa terima, walau yang ku harapkan lebih dari itu. Tapi
tenanglah aku gak berharap banyak. Hanya sekedar imajinasi semata.
“KAMU”
Masihkah dengannya ? [seseorang] yang begitu kamu kagumi. Kamu sering
bercerita tentang [dia]. Aku cukup senang. Karena kamu percaya menceritakan
semuanya padaku. Tapi bolehkah aku jujur
? aku bukannya lelah mendengar semua cerita tetang [dia]. Aku hanya sedikit
cemburu mendengarnya. Kamu tahu rasanya cemburu ?. aku beri tahu. Rasanya tidak
enak sekali. Jujur. Lebih baik [kamu] tidak perlu merasakannya. Cukup aku saja.
Hmm Rasanya aku tidak ingin menggali lebih dalam kenangan [aku] dan
[kamu]. Bukan apa. Aku hanya tidak ingin terjebak di masa itu. Dan kamu tahu.
Susah untuk kembali lagi.

0 komentar:
Post a Comment