Sehangat dekapan pagi, secerah senyuman mentari. Aku terduduk
diperaduan asing, mendekap lutut ditemani secangkir rindu akan tentangmu.
Kamu tahu ? pagi ini aku merindukanmu, merindukan kebersamaan kita
yang dulu ,mengukir setiap detail kenangan-kenangan indah. Merajut setiap untai
benang harapan bersama.
Kamu tahu ? ingatan-ingatan tentangmu selalu memaksaku mengenangmu,
mengenang setiap bagian kisah yang kita lalui bersama, setiap sudut luka yang
pernah kita torekan bersama. Pria, aku merindukanmu, bagai jalan setapak gersang
merindukan rintikan hujan, sebesar itu. Tapi kenapa kau tak pernah menolehku ?
menolehku sebagai wanita yang setiap waktu tersiksa akan rindumu.
1 komentar:
Kasian yg bagian akhir. Tpi bagus sip
Post a Comment