Cinta itu bukan tentang pungungkapan ke dunia jika dia milik
kamu, tapi cinta itu bagaimana kita saling menjaga satu sama lain dan saling
menguatkan ketika salah satu diantara kita jatuh. Itu yang aku lihat dari mata
kalian.
Mungkin ini yang Tuhan katakan cinta sejati, cinta yang
saling mengisi satu sama lain. Terkadang sebagian orang tak terlalu peka dengan
cinta sejati. Tapi setelah aku melihat kalian. Aku percaya cinta sejati itu
ada. Kalian saling melengkapi, saling mengisi satu sama lain. Bisa jadi jodoh.
Tapi itu rahasia Tuhan yang belum terungkap.
Mulai dari tatapan, bahasa tubuh kalian. Seakan mengatakan.
“Aku mencintaimu lebih dari apapun yang orang lain katakan. Aku mungkin bukan
seorang pujangga yang bisa merangkai kata dengan indahnya. Bahkan aku mungkin
bukan pria romantis yang selalu melakukan hal – hal yang menurut pendapat orang
lain terkesan menyenangkan. Maaf, itu bukan aku. Aku hanya bisa mencintaimu
dalam senyap suara malam, mengenggammu ketika kamu tak sanggup lagi berjalan. Mendekapmu
ketika sapaan angin mulai menggerogoti tubuh mungilmu. Membuatkan sesungging
senyum simpul di bibir manismu bahkan tawaan ketika kamu merasa hidup ini
begitu sepi. Mungkin terkadang kamu berpikir “kalau kamu memang mencintaiku,
kenapa kamu masih bersamanya ?” tanpa kamu katakan padaku pun aku sudah tahu
akan terlintas pertanyaan seperti itu dibenakmu. Gadisku, aku tidak mau dan
tidak akan pernah mau jika kamu terluka karena cibirin orang lain lantaran aku.
Tidak sayang, aku tak akan sanggup melihat itu. Mungkin dimata orang lain yang
selalu melihatmu di layar yang berbeda, kamu itu wanita tegar. Jarang menangis
hanya lantaran hal yang memang sepantasnya tak perlu ditangisi. Tapi itu
pendapat mereka. Lain denganku.
Aku tahu kamu dari semua kebersamaan kita akhir – akhir ini. Kamu memang terlihat tegar, tapi aku tahu, kamu wanita yang mudah rapuh bahkan lemah. Tapi sikap kamu yang selalu menghadapi masalah dengan tenang, membuatmu terlihat lebih tegar dari apa yang pernah aku bayangkan. Hal itu yang selalu membuatku kagum padamu. Memang terkadang ada hasrat ingin memilikimu seutuhnya, tapi setelah berpikir resikonya sangat besar, aku urungkan niat itu. Bukan karena takut, tapi aku percaya cinta yang kini mulai mengisi setiap suduh hati kita, akan membawa kita pada indahnya kebahagiaan. Mungkin memang bukan sekarang, tapi aku percaya suatu saat nanti, ketika semuanya kembali baik – baik saja. Dan dengan wanita yang selama ini bersamaku, tak perlu cemburu sayang, aku hanya menghargainya sebagai wanita. Tidak sepantasnya aku meninggalkannya dengan alasan yang tidak jelas. Biarkan waktu yang perlahan – lahan menyadarkannya akan arti cinta yang sesungguhnya.” Itu yang bisa aku simpulkan dari sekian banyaknya moment yang kalian lewatkan bersama.
Aku tahu kamu dari semua kebersamaan kita akhir – akhir ini. Kamu memang terlihat tegar, tapi aku tahu, kamu wanita yang mudah rapuh bahkan lemah. Tapi sikap kamu yang selalu menghadapi masalah dengan tenang, membuatmu terlihat lebih tegar dari apa yang pernah aku bayangkan. Hal itu yang selalu membuatku kagum padamu. Memang terkadang ada hasrat ingin memilikimu seutuhnya, tapi setelah berpikir resikonya sangat besar, aku urungkan niat itu. Bukan karena takut, tapi aku percaya cinta yang kini mulai mengisi setiap suduh hati kita, akan membawa kita pada indahnya kebahagiaan. Mungkin memang bukan sekarang, tapi aku percaya suatu saat nanti, ketika semuanya kembali baik – baik saja. Dan dengan wanita yang selama ini bersamaku, tak perlu cemburu sayang, aku hanya menghargainya sebagai wanita. Tidak sepantasnya aku meninggalkannya dengan alasan yang tidak jelas. Biarkan waktu yang perlahan – lahan menyadarkannya akan arti cinta yang sesungguhnya.” Itu yang bisa aku simpulkan dari sekian banyaknya moment yang kalian lewatkan bersama.
Sekilas kalian memang sangat manis. Melakukan hal – hal yang
tak pernah dibayangkan orang lain. Itu lucu. Tidak banyak orang bisa melakukan
hal yang kalian lakukan. Memang terkesan kekanak – kanakan. Tapi justru dari
itu, kalian bisa melupakan sejenak hal yang selama ini mengusik pikiran masing
– masing.
Untuk kalian, pesanku hanya satu. “cinta itu bukan tentang
masalah menghargai orang lain saja, tapi cinta itu tidak menyakiti orang lain.
Kalau suatu saat nanti hati kalian merasa lelah, jangan terlalu menunggu waktu.
Karena waktu juga butuh sikap. Kalian yang menentukan hubungan kalian akan
dibawa kemana atau akan tetap di situ – situ saja. Mungkin sebaiknya ada salah
satu diantara kalian yang bersikap tegas. Jangan saling menunggu. Dan berharap
semua akan indah pada waktunya. Memang semua hal apapun di dunia ini akan indah
pada waktunya, tapi kalimat “akan indah pada waktunya” itu setelah kalian
berusaha. Bukan berdiam diri dan menunggu. Aku hanya takut kalian akan menyesal
karena sikap kalian sendiri. Kalian tahu kan pepatah mengatakan “penyesalan itu
pasti datangnya di akhir” maka dari itu selagi belum terlambat, lakukan hal
yang memang seharusnya kalian perjuangkan. Cinta itu butuh perjuangan sayang.
Karena dari itu kalian akan menghargai cinta lebih dari yang sebenarnya. Satu
lagi, kesempatan itu tidak datang dua kali, kalau pun ada kesempatan kedua
tidak akan akan sama seperti kesempatan pertama. Itu saja yang bisa aku katakan
untuk kalian. Doaku, semoga tidak ada kata terlambat diantara kalian dan semoga
kalian berjodoh. Amiin J
KJJM
1 komentar:
Agak monoton Lif. Mgkin lebih baik kl d buat model cerita gitu.
Post a Comment